Langsung ke konten utama

Muhadjir, Budidaya Terong Mini Warna Merah



                          
                                    Bisa Bantu Turunkan Gula Darah

Memanfaatkan  usia tua dengan kegiatan positif dilakukan Muhadjir sejak 2011 lalu.  Disamping rumahnya, di Jalan Danau Toba Dua Nomor 79 Kelurahan Tegalgede, dia membudidayakan terong mini. Terong unik yang memilki manfaat kesehatan.

                                                                           BAGUS SUPRIADI, Sumbersari
  

TERONG mini yang di tanam oleh Muhadjir memang cukup inik. Sebab, bentuknya tidak seperti terong pada umumnya. Terong ini seperti kelereng, namun lebih kecil, warnanya merah dan bisa bertahan selama lima tahun.

    Tak semua orang memilikinya, sebab bibit terong ini sulit didapatkan. Bahkan Muhadjir mengaku di Jember hanya ada dikebun rumahnya. Kecuali orang jika membeli bibit padanya untuk ditanam ulang.

      Ketika di temui dirumahnya, pria 72 tahun ini masih tampak sehat . Memakai songkok putih dan kaos berkerah, dia terlihat bersahaja.

      Muhadjir menikmati masa tuanya dengan berkebun disamping rumah . Hasil panen dari terong mini itu di jual keberbagai daerah 

     “Bahkan daerah yang saya kirimi, ada Jogjakarta dan Surabaya,” terangnya . Kendati demikian , pria kelahiran banyuwangi  tersebut tidak mengkomersialkan tanamannya .hanya membantu orang yang membutuhkan.

      Muhadjir mulai menanam terong mini pada 2011 lalu. Hal itu berawal saat dirinya datang kerumah temannya . Lalu ditawari untuk ikut budidaya tanaman tersebut . akhirnya dia membawa bibit terong mini dan ditanam  di pekarangan rumahnya.

     Ternyata, tanaman tersebut tumbuh dan bisa berbuah . Dirinya semakin tertarik untuk budidaya tanaman tersebut . ” Awalnya hanya dua tanaman , namun terus bertambah dengan melakukan cangkok,” ucapnya.

     Setelah itu, lanjut Muhadjir, dirinya baru tau jika terong mini itu bias menyembuhkan diabetes. Akhirnya,dia semakin bersemangat membudidayakan tanaman terong mini karena manfaatnya. “Kalau beli harganya satu tanaman bias Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu,” akunya
.
      Terong mini ini bias menurunkan kadar gula darah dalam tubuh penderita diabetes . Kemudian menurunkan tekanan darah , melancarkan buang air besar (BAB) dan meyembuhkan luka karena diabetes maupun lukia biasa . “Juga meningkatkan daya tahan tubuh dan vitalitas ,” paparnya. 

        Dengan berbagai manfaat tersebut , terong mini cukup dibutuhkan oleh banyak orang. Cara mengonsumsinyajuga tidak sulit , setelah dipanen, cukup di cuci lalu diminum seperti kapsul atau di kunyah meskipun rasanya pahit. ” Hari pertama minum 3 sampai 4 butir menjelang tidur,” jelasnya .

        Muhadjir mengaku sudah ada beberapa yang sembuh dari diabetes karena terong mini tersebut . Hanya saja, tidak diperuntukkan bagi penderita maag akut dan tekanann darah rendah . “Sekarang terong mini ini sudah diujikan di laboratorium,” akunya.

     Pensiunan Puslitkoka tahun 2001 ini menambahkan, pernah ada penderita denga gula darah 358 turun menjadi 185 pada hari keempat. Namun, efek efe dari mengonsumsi terong mini baru terasa sekitar satu minggu.

    Cara menanam tanaman ini tidak sulit, sama seperti tanaman lainnya. Bahkan perawatannya juga mudah. Hnya saja, kalau terkena jamur dan hama tidak bisa tumbuh. Untung saja, pria kelahiran 23 September 1945 ini tak memiliki kesibukan lain. Sehingga rutin merawat tanamannya. “Saya tidak pernah kasih tanaman ini pestisida, biar alami,” akunya.

       Sekarang permintaan terong mini terus berdatangan dari berbagai daerah , namun hanya untuk konsumsi pribadi. Muhadjir tak langsung mengirim, tapi melihat tanaman yang tersedia. “Saya tanam banyak bia ada permintaab yang banyak juga,” pungkasnya. (ras/mgc)

      Sumbe ;  Jawa Pos(Radar Jember)
    Edisi      ;Rabu 3 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MP Picture, Kelompok videografi Jember yang Juara Nasional

          Kameranya Pinjaman, Bisa Bincang dengan Menteri Susi        Jember penuh dengan anak-anak muda kreatif. Sekelompok anak muda menunjukkan prestsi gemilang dengan menjadi juara di berbagai ajang video kompetisi tingkat nasional walaupun mengangkat tema dari local. Modalnya pun pas-pasan. Kamera pinjaman.

Pamsimas, Solusi Konkrit Atasi Krisis Air di Desa Kramat, Sukoharjo, Tanggul

            Sumber Mata Air Jauh, Habis 616 Lonjor Pipa            Tidak semua kelemahan akan selalu melemahakn. Apalagi jikia kelemahan dilawan dengan usaha dan kerja keras. Seperti masyarakat Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, yang tak lagi kekurangan air bersih.

Kisah Keluarga Yang Jadi Pemanjat Pohon Kelapa

                  Kalau Pas Borongan, Satu Pohon Ada 50 Buah   Memanjat kelapa apalagi hingga ketinggian 7-10 meter, perlu memiliki keahlian khusus. Biasanya ini di lakukan oleh kaum adam. Namun, Di Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Ambulu ada sekeluarga yang 23 tahun memiliki profesi menjadi pemanjat pohon kelapa ini.                                                                          RANGGA MAHARDIKA-JUMAI , Jember.